Rencana Hidup
Sebentar lagi saya akan menuntaskan pendidikan S1 saya. Itu artinya, saya harus benar-benar mandiri. Jujur selama ini semua kebutuhan saya masih ditopang sepenuhnya oleh orang tua. Yah walaupun saya memperoleh beasiswa dan saya juga jadi freelancer di salah satu surat kabar nasional, tapi uang itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan saya.
23 going to 24 dengan latar belakang pendidikan S1, malu sekali rasanya kalau tidak bisa financially independent. Kerja, hanya satu kata itu yang bisa mewujudkannya (financially independent maksudnya). Setelah lulus kuliah, sebagian besar orang (saya yakin), yang terpikirkan olehnya pastilah langsung mencari pekerjaan. Pekerjaan yang sesuai dengan minat dan bidangnya, plus dengan gaji yang diinginkannya. Saya pun demikian, tapi jangan salah, saya punya beberapa plan karena saya tidak mau waktu saya terkekang. Saya ingin bebas melakukan apa yang saya inginkan tanpa ada keterbatasan waktu, apalagi kalau keterbatasan waktu itu disebabkan karena kewajiban masuk kantor! Huh, kebayang nggak sih dalam satu tahun kita hanya memiliki jatah cuti 12 hari saja? Ini bisa jadi suatu penyiksaan bagi saya yang suka traveling!
Mimpi-Mimpi Saya
Ini adalah beberapa list mimpi-mimpi saya (ini masih sebagian lho ya… dan sebagian besar hanya pada usaha-usaha yang ingin saya jalankan)
- Punya butik online n toko buku online
- Punya usaha day care
- Punya usaha holiday camping for children -> seperti summer camp gitu
- Punya usaha penjualan tiket (pesawat, kereta api, bus, travel) dan travel agent untuk paket-paket liburan di Indonesia
- Punya TK&Play Group
- Punya garment batik
- Punya usaha ”school of mom”, parenting school dan konsultasi permasalahan keluarga, perkawinan dan pendidikan
- Punya usaha EO dan WO
- Punya usaha “house of muslimah” (salon khusus muslim, butik muslimah, sandal n sepatu, tas, accessories, jewelry) di mall
- Punya “Butik Batik” (online shop juga)
- Punya galeri produk Indonesia (online shop juga)
- Punya kampung wisata
- Punya resto masakan khas Jawa Timur dan resto khusus masakan Italy
- S2 di jurusan Psikologi Konseling di Postdam University, Germany
- Jadi konsultan yang sampe go internasional
- Bisa masak masakan Italy yang enak
- Nulis beberapa buku, mulai dari buku yang teoritis bgt sampe buku populer
- Nransletin beberapa buku bagus dan kalo bisa naik cetak juga
- Jalan-jalan ke Eropa, Amerika, Afrika, Australia, Asia
- Jalan-jalan keliling Indonesia
Nah, supaya semua mimpi itu bisa terwujud, saya akan memulainya dari step yang paling awal dengan beberapa plan.
Plan A
Jadi enumerator di beberapa lembaga yang membutuhkan jasa enumerator (untuk ngumpulin modal), buka travel agent n butik+toko buku online, aktif di ASA (Alinsi Selamatkan Anak Indonesia),belajar internet marketing, intensif les bahasa inggris di kampung inggris, belajar bahasa jerman di goethe institute, kuliah s2 dan belajar masakan italy, jadi konsultan, ngembangin usaha n mulai usaha yang lain.
Plan B
Bikin butik online dan toko buku online, belajar internet marketing, aktif di ASA (Alinsi Selamatkan Anak Indonesia), bikin travel agent, intensif les bahasa inggris di kampung inggris, belajar bahasa jerman di goethe institute, kuliah s2 dan belajar masakan italy, jadi konsultan, ngembangin usaha n mulai usaha yang lain.
Plan C
Kerja buat ngumpulin modal sambil bikin butik dan toko buku online, aktif di ASA (Alinsi Selamatkan Anak Indonesia), belajar internet marketing, bikin travel agent, intensif les bahasa inggris di kampung inggris, belajar bahasa jerman di goethe institute, kuliah s2 dan belajar masakan italy, jadi konsultan, ngembangin usaha n mulai usaha yang lain.
Itulah rencana hidup saya pada step awal untuk mencapai semua mimpi-mimpi saya. Anda berpikir kalau mimpi-mimpi saya terlalu muluk? Biar saja. Harus punya mimpi yang muluk-muluk kalau ingin sukses. Asalkan mimpi itu masih possible untuk diwujudkan, no problem kan? Semoga Allah selalu meridhoi saya untuk melangkah… Amien…
Bogor, 23 Maret 2010 15:13
~Okvina Nur Alvita