Ini Dia Rahasia Sukses Korea Selatan Menjadi Macan Asia

Korea Selatan, salah satu Negara yang berada di kawasan Asia Timur. Negara yang mendapat julukan macan Asia ini memperoleh kemerdekaannya dan terbebas dari jajahan Jepang pada tahun 1945, tahun yang sama dengan kemerdekaan Negara kita, Indonesia.

Pantas kiranya jika Korea Selatan disebut sebagai macan Asia. Mengapa demikian? Korea Selatan hanya memiliki luas wilayah yang tak lebih besar dari separuh pulau Sumatera, tetapi dalam jangka waktu 64 tahun ini, telah banyak kemajuan, terutama dalam bidang teknologi, yang telah diraih oleh Negara yang menganut paham demokrasi ini.

Jangka waktu 64 tahun yang dimanfaatkan oleh Korea Selatan untuk membangun negerinya sama dengan jangka waktu yang dimiliki oleh Indonesia untuk membangun negeri ini setelah terlepas dari kungkungan penjajah. Namun, mengapa Indonesia tertinggal jauh dengan Korea Selatan?

Kim Ji Hyun, salah satu mahasiswa Seoul Women’s University yang berkesempatan mengunjungi Indonesia dalam program Summer World Culture Experience in Indonesia membocorkan rahasia Korea Selatan menjadi salah satu Negara yang patut diperhitungkan dalam bidang IPTEK. Ternyata rahasianya adalah hanya satu kata. Dalam bahasa Korea, kata tersebut adalah “Bbalri-bbalri”. Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, kira-kira memiliki persamaan makna dengan “cepat-cepat”. Kata tersebut umum digunakan pada kehidupan masyarakat Korea Selatan hingga setiap harinya paling tidak mereka menyebutkan kata tersebut sebanyak dua kali.

Korea Selatan sadar bahwa mereka tidak memiliki sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup mereka. Wilayah negaranya pun sangat kecil. Korea Selatan hanya memiliki sumber daya manusia. Oleh sebab itu, mereka hanya bisa menggunakan sumber daya manusia yang mereka miliki untuk membangun bangsanya.

Masyarakat Korea Selatan terbiasa melakukan banyak pekerjaan dalam satu hari. Mereka melakukan satu pekerjaan dengan sangat cepat karena harus melakukan pekerjaan lainnya. Selain harus berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain, waktu yang mereka miliki untuk menyelesaikan satu pekerjaan juga sangat singkat, sehingga mereka seringkali menggunakan “Bbalri-bbalri” untuk menyemangati diri.

Sangat kontras dengan keadaan Indonesia. Indonesia memiliki luas wilayah yang lebih dari 10 kali lipat Korea Selatan. Lingkungan serta sumber daya alam yang dimiliki Indonesia pun sudah tak diragukan lagi. Namun sayangnya, Indonesia masih belum mampu seperti Korea Selatan. Padahal Indonesia dan Korea Selatan merdeka pada tahun yang sama. Perbedaannya adalah, Korea Selatan mampu mengoptimalkan sumber daya manusia yang mereka miliki ditambah dengan semangat “Bbalri-bbalri”.

Kim Ji Hyun juga menambahkan, “Bbalri-bbalri” atau cepat-cepat telah tertanam di benak setiap warga Negara Korea Selatan. Hingga menjadikan masyarakat Korea Selatan menjadi individu yang tangkas dalam melakukan segala hal dan semuanya harus dilakukan dengan benar sekaligus cepat. Karena jika tidak cepat mereka akan terus tertinggal. Kata yang sederhana, namun memiliki arti yang mendalam hingga mampu menghantarkan Korea Selatan menjadi salah satu Negara macan Asia. Kapankan Indonesia memiliki semangat “Bbalri-bbalri” yang serupa dan menjadi salah satu Negara yang patut diperhitungkan di dunia?

12 thoughts on “Ini Dia Rahasia Sukses Korea Selatan Menjadi Macan Asia

  1. Permalink  ⋅ Reply

    Bewok

    December 22, 2009 at 9:42am

    Jelas benar perbedaannya. Kalo di Korea biasa menyebut “Bbalri-Bbalri” sedangkan di Indonesia biasa menyebut “Alon-Alon” , dari artinya saja sudah bertolak belakang, hahaha…

  2. Permalink  ⋅ Reply

    dira

    January 5, 2010 at 12:43pm

    Rata-rata negara yg bisa maju dlm waktu singkat memiliki ciri “luas wilayah sempit, penduduk sedikit, minim sumberdaya alam”. AS sendiri butuh waktu yg sangat lama utk bisa maju seperti sekarang ini.. Nice posting.

    • Permalink  ⋅ Reply

      kikin

      May 21, 2010 at 11:21am

      yak betul…
      dengan ekurangan mereka,mreka ingin sekali cepat-cepat berubah…
      Lhanek Indonesia kan punya segalanya,,mulakne udat-udut ntok ngenteni kiriman.rak gelem berysaha,lha wung kekean orang lak yo mesti podo nyagerke….

  3. Permalink  ⋅ Reply

    siska tiara wulandari

    February 11, 2010 at 2:37pm

    kenapa indonesia harus sebagian besar mempunyai SDM rendah?????
    kenapa tidak lagi ada yang dibanggakan lagi dari indonesia ini,sepeti apa kata sejarah kita…………………..
    semua individual dan tak tau tanggung jawab……….
    mau jadi apa indonesia kita ini????????????/

  4. Permalink  ⋅ Reply

    rizka

    May 7, 2010 at 9:20pm

    ,ayoo dong indonesia ikuti ke ma’juan korea selatan,

    • Permalink  ⋅ Reply

      kikin

      May 21, 2010 at 11:25am

      jangan cuma merintahi ntok..
      cobalah diri kita sendiri untuk mengawali kemajuan Indonesia…
      dengan cara yang kita anggap mampu memajukan negara ini…

    • Permalink  ⋅ Reply

      Rizki

      July 8, 2010 at 9:21am

      Saya tidak setuju Indonesia mengikuti kemajuan Korea.
      Saya lebih setuju Indonesia melebihi kemajuan Korea.
      Tul ga :D

  5. Permalink  ⋅ Reply

    Dehya

    December 23, 2010 at 1:57pm

    smga msing2 indvdu yg bca ini terinspirasi dan brusaha mngubah pola hdup sprt yg tlah dterapkn korea selatan yaitu dg “bbalri-bbalri” atau “cepat-cepat” dr kta itu aj mngndung arti smngt emg indonesia btuh bljr dr negara yg maju

  6. Permalink  ⋅ Reply

    mimi

    September 23, 2011 at 4:01am

    mang dri masyrakt INDOx yg lemot smuA,. setidkx jka tdk bsa meniru korea, ,pemerinth&rakyat, hrus px sikp saling prcaya.

  7. Permalink  ⋅ Reply

    angga

    October 24, 2011 at 12:11pm

    betul juga ya,indonesia hanya bisa bilang alon-alon asal angger.. tapi ini yang membuat indo sulit untuk menyaingi negara2 lain..

Leave a Reply

Your email will not be published. Name and Email fields are required.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>